Nias Selatan, MIMBARBANGSA.COM — Jembatan Darurat Onolalu di Sungai Mofulu dan Sungai Demba mendapat perhatian dari Kapolres Nias Selatan AKBP Alfian Tri Permadi, S.I.K., M.H. Kapolres datang langsung ke Kecamatan Onolalu untuk melihat kondisi kedua jembatan tersebut, Senin (31/8/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.
Kedatangan Kapolres Nias Selatan disambut Camat Onolalu, Walaupun Sarumaha, S.Pd., M.A., M.I.P. Dalam kesempatan tersebut, Camat Onolalu memaparkan kondisi serta peran kedua jembatan darurat yang menjadi konektivitas utama masyarakat di wilayah tersebut.
Menurut Camat Onolalu, kedua jembatan tersebut menjadi jalur yang setiap hari dilintasi masyarakat dan para pelajar, mulai dari murid SD, SMP, SMA hingga SMK.
Selain itu, keberadaan jembatan tersebut dinilai sangat penting karena menjadi satu-satunya penghubung sejumlah desa di Kecamatan Onolalu.
Jembatan Mofulu Hubungkan Tiga Desa
Camat Onolalu menjelaskan, jembatan darurat di Sungai Mofulu menjadi jalur yang dilintasi masyarakat dari Desa Hilinamozaua, Desa Hilinamozaua Raya dan Desa Hilialito Saua.
Sementara itu, jembatan darurat di Sungai Demba menjadi akses bagi masyarakat dari Desa Hilifalago, Desa Hililago Raya dan Desa Hilifarono.
Kondisi tersebut membuat keberadaan kedua jembatan memiliki peran penting dalam aktivitas masyarakat sehari-hari, termasuk akses pendidikan bagi para pelajar.
Dalam kunjungan itu, kondisi jembatan menjadi perhatian langsung Kapolres Nias Selatan sebagai bagian dari upaya melihat kebutuhan penanganan di lapangan.
Kapolres Siapkan Bahan Laporan dan Koordinasi
AKBP Alfian Tri Permadi mengatakan kunjungannya ke Kecamatan Onolalu dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi Jembatan Darurat Onolalu, khususnya yang berada di Sungai Mofulu dan Sungai Demba.
Menurut Kapolres, hasil peninjauan tersebut akan menjadi bahan laporan kepada Kapolda Sumatera Utara. Selain itu, kondisi di lapangan juga akan menjadi bahan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Nias Selatan.
“Hal ini dilakukan sebagai bahan laporan kepada Kapolda Sumatera Utara dan bahan koordinasi kepada Bupati dan Wakil Bupati Nias Selatan melalui wadah Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk menentukan bentuk penanganan selanjutnya,” ujar Kapolres Nias Selatan.
Dengan demikian, kunjungan tersebut tidak hanya menjadi peninjauan lapangan, tetapi juga bagian dari upaya koordinasi untuk menentukan langkah penanganan berikutnya terhadap kondisi jembatan darurat di Kecamatan Onolalu.
Masyarakat Sambut Perhatian Pemerintah
Dalam kunjungannya, Kapolres Nias Selatan didampingi sejumlah pejabat utama Polres Nias Selatan serta Kapolsek Teluk Dalam, Ipda Modal Tarigan.
Camat Onolalu Walaupun Sarumaha turut mendampingi bersama pejabat struktural dan staf Kantor Camat Onolalu. Sejumlah kepala desa dan perangkat desa juga hadir dalam kegiatan tersebut.
Kehadiran masyarakat dari enam desa turut mewarnai kunjungan tersebut. Mereka berasal dari Desa Hilinamozaua, Desa Hilinamozaua Raya, Desa Hilialito Saua, Desa Hilifalago, Desa Hililago Raya dan Desa Hilifarono.
Kehadiran masyarakat disebut sebagai bentuk respons positif atas perhatian dan kepedulian pimpinan daerah terhadap kondisi infrastruktur serta kebutuhan masyarakat di Kecamatan Onolalu.
Peninjauan langsung tersebut diharapkan menjadi bagian dari proses koordinasi antara unsur pemerintah daerah dan aparat terkait dalam menentukan bentuk penanganan jembatan darurat yang menjadi akses penting bagi masyarakat.
Bagi warga, keberadaan jalur penghubung tersebut memiliki arti penting karena digunakan dalam berbagai aktivitas sehari-hari, termasuk akses pendidikan bagi anak-anak sekolah.
Selanjutnya, hasil peninjauan Kapolres Nias Selatan akan menjadi bahan laporan dan koordinasi melalui Forkopimda untuk menentukan langkah penanganan berikutnya.
