Bunda PAUD Nias Selatan Militina Laia Tinjau Revitalisasi TK Cinta Damai Lahusa

Pendidikan151 Views
Iklan Mimbar Bangsa – Pasang Iklan untuk Promosi Bisnis dan Produk

Nias Selatan, MIMBARBANGSA.COM Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Nias Selatan, Militina Sokhiatulo Laia, meninjau pembangunan revitalisasi TK Cinta Damai sekaligus melaksanakan kegiatan “90 Menit Bersama Bunda PAUD” di Kecamatan Lahusa, Kamis (10/9/2026).

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat penyediaan sarana pendidikan prasekolah sekaligus mendorong pemenuhan layanan PAUD Holistik Integratif (PAUDHI) di Kabupaten Nias Selatan.

Iklan Mimbar Bangsa – Pasang Iklan untuk Promosi Bisnis dan Produk

Selain melihat langsung pembangunan revitalisasi TK Cinta Damai, rangkaian kegiatan juga diisi dengan berbagai aktivitas edukatif bersama anak-anak. Kegiatan tersebut dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus memperkenalkan kebiasaan positif sejak usia dini.

Murid TK Cinta Damai mengikuti sesi mendongeng, sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta pengenalan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat yang disampaikan oleh narasumber Miss Given Fredella.

Revitalisasi TK untuk Lingkungan Belajar yang Aman

Dalam kesempatan tersebut, Militina Sokhiatulo Laia menegaskan bahwa pembangunan revitalisasi TK Cinta Damai tidak hanya berkaitan dengan pembenahan fisik bangunan.

Revitalisasi tersebut diarahkan untuk menyediakan lingkungan belajar yang aman, nyaman dan mendukung tumbuh kembang anak.

Penyediaan sarana pendidikan yang memadai juga menjadi bagian dari upaya mendukung pelaksanaan PAUDHI. Konsep tersebut mengintegrasikan berbagai aspek kebutuhan anak, mulai dari pendidikan, kesehatan, gizi, pengasuhan hingga perlindungan anak.

Menurut Militina, upaya mewujudkan layanan PAUDHI tidak dapat dilakukan sekolah seorang diri. Diperlukan keterlibatan berbagai unsur agar kebutuhan anak dapat terpenuhi secara menyeluruh.

“PAUDHI tidak dapat diwujudkan oleh sekolah sendiri. Dibutuhkan kolaborasi pemerintah, desa, guru, tenaga kesehatan, orang tua, masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan. Satu anak adalah tanggung jawab kita bersama,” kata Militina.

Pernyataan tersebut menegaskan pentingnya kerja bersama dalam membangun lingkungan yang mendukung perkembangan anak sejak usia dini.

Sekolah memiliki peran dalam pendidikan, tetapi keluarga, tenaga kesehatan, pemerintah desa, masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya juga menjadi bagian penting dalam memberikan pelayanan yang dibutuhkan anak.

Dorong Gerakan Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah

Dalam kunjungannya, Bunda PAUD Nias Selatan juga mengajak para orang tua untuk mendukung Gerakan Wajib Belajar 1 Tahun Pendidikan Prasekolah.

Dukungan orang tua menjadi salah satu bagian penting dalam memberikan kesempatan kepada anak untuk mendapatkan layanan pendidikan sebelum memasuki jenjang pendidikan berikutnya.

Militina juga memberikan perhatian terhadap pola pembelajaran yang diterapkan para pendidik di tingkat PAUD.

Ia mengimbau para guru agar tetap mengutamakan proses pembelajaran yang berpusat pada anak dan tidak menjadikan kemampuan akademik tertentu sebagai satu-satunya ukuran keberhasilan.

“Jangan jadikan baca, tulis dan hitung sebagai satu-satunya ukuran keberhasilan anak PAUD. Biarkan anak-anak kita tumbuh, bermain, belajar dan bahagia,” ujarnya.

Pesan tersebut menekankan bahwa proses pendidikan anak usia dini juga harus memberikan ruang bagi anak untuk bermain, berinteraksi dan belajar sesuai dengan tahap tumbuh kembangnya.

“90 Menit Bersama Bunda PAUD”

Kegiatan “90 Menit Bersama Bunda PAUD” menjadi salah satu bagian penting dalam rangkaian kunjungan tersebut.

Melalui kegiatan edukatif seperti mendongeng, sosialisasi PHBS dan pengenalan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, anak-anak diajak mengenal kebiasaan positif melalui pendekatan yang dekat dengan dunia mereka.

Kegiatan itu sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat perhatian terhadap pendidikan anak usia dini yang tidak hanya berorientasi pada pembelajaran di dalam kelas.

Perhatian terhadap kesehatan, kebersihan, kebiasaan sehari-hari, pengasuhan dan perlindungan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari konsep PAUDHI yang didorong dalam kegiatan tersebut.

Pastikan Sarana TK Cinta Damai Dimanfaatkan Optimal

Selain berinteraksi dengan anak, guru dan orang tua, monitoring pembangunan dilakukan untuk memastikan sarana dan prasarana TK Cinta Damai nantinya dapat dimanfaatkan secara optimal.

Revitalisasi diharapkan mendukung peningkatan kualitas layanan pendidikan anak usia dini bagi masyarakat, khususnya di Kecamatan Lahusa.

Ketersediaan fasilitas yang aman dan nyaman menjadi salah satu unsur pendukung dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan tumbuh kembang anak.

Namun, peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini juga membutuhkan dukungan yang lebih luas. Karena itu, kolaborasi pemerintah, sekolah, desa, tenaga kesehatan, keluarga dan masyarakat terus didorong dalam penerapan PAUDHI.

Sejumlah Unsur Hadiri Kegiatan

Kegiatan di TK Cinta Damai tersebut turut diikuti jajaran TP PKK Kabupaten Nias Selatan, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Nias Selatan, Camat Lahusa, Bunda PAUD Kecamatan Lahusa, Kepala Desa Hiliabolata, jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten Nias Selatan, tokoh agama, guru serta orang tua murid.

Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan keterlibatan lintas pihak dalam mendukung pelayanan pendidikan anak usia dini di Kecamatan Lahusa.

Melalui revitalisasi TK Cinta Damai dan penguatan layanan PAUDHI, diharapkan lingkungan pendidikan prasekolah dapat semakin mendukung kebutuhan anak secara menyeluruh.

Pada saat yang sama, pesan Bunda PAUD Nias Selatan kepada orang tua dan tenaga pendidik menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan anak usia dini tidak hanya diukur melalui kemampuan membaca, menulis dan berhitung.

Anak juga perlu mendapatkan kesempatan untuk tumbuh, bermain, belajar dan bahagia dalam lingkungan yang aman dan mendukung perkembangannya.

Iklan Mimbar Bangsa – Pasang Iklan untuk Promosi Bisnis dan Produk

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *