GUNUNGSITOLI, MIMBARBANGSA.COM — Museum Pusaka Nias mulai mempersiapkan rangkaian kegiatan menyongsong Hari Ulang Tahun (HUT) ke-31 dengan menempatkan edukasi budaya bagi generasi muda sebagai salah satu fokus utama.
Persiapan tersebut dibahas dalam rapat staf bersama Ketua Yayasan Pusaka Nias, P. Dionisius Laia, OFMCap, dan Pendiri Museum Pusaka Nias, P. Johannes M. Hammerle, OFMCap. Rapat membahas pembentukan panitia inti serta rancangan kegiatan yang akan dilaksanakan untuk memeriahkan peringatan HUT museum.
Berdasarkan catatan lapangan reporter, rapat menetapkan Nata’alui Duha, S.Pd. sebagai Ketua Panitia dan Carlos Lase sebagai Wakil Ketua. Posisi sekretaris dipercayakan kepada Fabius Ndruru dengan Oktoberlina Telaumbanua sebagai Wakil Sekretaris.
Sementara itu, Hatima Farasi ditetapkan sebagai Bendahara dan Idaman Harefa sebagai Wakil Bendahara. Susunan tersebut menjadi tim inti yang akan mengoordinasikan persiapan dan pelaksanaan kegiatan HUT ke-31 Museum Pusaka Nias.
Pembentukan panitia menjadi tahap awal sebelum masing-masing agenda disusun lebih rinci. Dalam pembahasan awal, museum mengarahkan kegiatan agar tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memberi ruang belajar bagi anak-anak dan pelajar untuk mengenal budaya Nias.
Permainan Tradisional untuk Anak TK
Salah satu program yang direncanakan adalah pengenalan permainan tradisional Nias kepada anak-anak tingkat taman kanak-kanak. Kegiatan tersebut diarahkan sebagai sarana pengenalan budaya sejak usia dini melalui pendekatan yang dekat dengan dunia anak.
