Faktor kedua, di saat yang sama, kekhawatiran resesi AS dan kekhawatiran tentang ekonomi China telah mendorong harga minyak turun tajam. Harga minyak turun, akhirnya harga bensin ikut turun.
Ketiga, dari sisi pasokan pelepasan minyak darurat pemerintah Presiden Joe Biden yang belum pernah terjadi sebelumnya dari persediaan nasional juga ikut membantu mengurangi tekanan harga energi.
“Siapa yang mengira pada musim semi bahwa pada akhir musim panas kita akan melihat tidak lebih dari rata-rata tahun dalam hal perubahan harga gas,” tulis analis Bespoke dalam catatan itu.
Perbandingan Harga Bensin di RI
Harga bensin reguler di AS saat ini berada di harga Rp 57.572 per galon dengan oktan sebesar 87. Satu galon di AS jumlahnya sekitar 3,785 liter, artinya per liter bensin di AS harganya sebesar Rp 15.210.
Bila dibandingkan di Indonesia, harga bensin paling murah yang dijajakan Pertamina adalah Pertalite dengan oktan 90. Harganya pun nyatanya masih jauh lebih murah meskipun oktannya lebih tinggi dari bensin di AS, Pertalite dibanderol Rp 7.650 per liter.
Di Indonesia, bensin yang dijual kebanyakan sudah berada di oktan 90 ke atas. Hanya satu yang berada di bawah oktan 90, bensin itu dijual oleh Vivo dengan produk Revvo 89.
Harganya pun ternyata masih lebih murah daripada bensin oktan 87 di AS. Revvo 89 dijual dengan harga Rp 9.990 per liter.














