Hal ini penting karena pernyataan bahwa seluruh maskapai Iran akan berhenti beroperasi di seluruh dunia merupakan proyeksi pemerintah AS mengenai dampak sanksi, bukan pengumuman dari otoritas penerbangan global yang secara serentak mencabut seluruh izin penerbangan Iran.
Sejumlah Rute Sudah Terdampak
Tanda-tanda tekanan terhadap jaringan penerbangan Iran telah terlihat sebelum tanggal 23 September. Mahan Air mengumumkan penghentian penerbangannya menuju Istanbul dan Ankara mulai 21 September setelah adanya pembatasan dari otoritas penerbangan Turki. Penerbangan maskapai itu menuju Georgia juga dihentikan, sementara rute menuju Muscat sebelumnya telah mengalami pembatasan.
Di Irak, dua sumber pemerintah yang dikutip AFP mengatakan Baghdad akan menghentikan penerbangan maskapai Iran yang terkena sanksi. Langkah tersebut menunjukkan bagaimana ancaman sanksi sekunder AS mulai memengaruhi keputusan operasional di negara yang selama ini memiliki hubungan penerbangan dengan Iran.
Meski demikian, situasi penerbangan dapat berubah cepat. Jadwal yang masih muncul pada sistem pemesanan belum tentu menjamin penerbangan akan tetap dilaksanakan setelah perusahaan layanan bandara dan penyedia jasa melakukan penilaian terhadap risiko sanksi.
Belum Sama dengan Penutupan Ruang Udara Iran
Kebijakan AS tersebut juga perlu dibedakan dengan penutupan ruang udara Iran. Pembatasan yang dibicarakan Bessent terutama berkaitan dengan kemampuan maskapai Iran memperoleh layanan di luar negeri akibat sanksi dan ancaman sanksi sekunder.
Dengan demikian, pernyataan Washington tidak berarti seluruh penerbangan domestik Iran otomatis berhenti pada 23 September. Fokus tekanan berada pada operasi internasional dan jaringan perusahaan asing yang diperlukan maskapai Iran untuk menerbangkan pesawat ke luar negeri.
Hingga laporan sumber utama diterbitkan pada Selasa, 22 September 2026, belum terdapat tanggapan langsung dari otoritas Iran terhadap pernyataan terbaru Bessent tersebut.
Perkembangan setelah 23 September akan menjadi indikator seberapa luas perusahaan dan negara lain mematuhi tekanan sanksi AS, serta seberapa besar dampaknya terhadap jaringan penerbangan internasional Iran.
