Abortus Imminens, Kenali Ancaman Keguguran dan Tanda Bahayanya

Kenali abortus imminens, kondisi perdarahan pada awal kehamilan saat janin masih berkembang. Simak gejala, diagnosis, tanda bahaya, dan penanganannya.

18 September 2026 | 02:22 WIB1 Views

Abortus Imminens, Kenali Ancaman Keguguran dan Tanda Bahayanya

Kesehatan1 Views

JAKARTA, MIMBARBANGSA.COM Perdarahan pada awal kehamilan tidak selalu berarti keguguran. Salah satu kondisi yang dapat menyebabkan keluhan tersebut adalah abortus imminens atau threatened miscarriage, yakni ancaman keguguran ketika kehamilan masih berlangsung dan leher rahim masih tertutup. Kondisi ini dapat terjadi pada kehamilan berusia kurang dari 20 minggu.

Pada abortus imminens, embrio atau janin masih menunjukkan tanda kehidupan. Kondisi ini berbeda dari keguguran yang sedang berlangsung, ketika serviks telah membuka atau jaringan kehamilan mulai keluar. Karena gejalanya dapat menyerupai kondisi lain, diagnosis tidak cukup dilakukan hanya berdasarkan adanya perdarahan.

Perdarahan dan kram pada awal kehamilan juga dapat terjadi pada kehamilan ektopik atau penyebab lain yang membutuhkan penanganan berbeda. Karena itu, pemeriksaan medis diperlukan untuk memastikan lokasi serta perkembangan kehamilan.

Gejala Abortus Imminens

Gejala utama abortus imminens adalah bercak atau perdarahan dari vagina pada awal kehamilan. Perdarahan dapat disertai kram perut bagian bawah, rasa tertekan di panggul, atau nyeri punggung dan pinggang. Pada threatened miscarriage, serviks umumnya masih tertutup dan tidak ditemukan pengeluaran jaringan kehamilan.

Perdarahan maupun rasa sakit pada awal kehamilan tidak selalu berakhir dengan keguguran. Bila pemeriksaan ultrasonografi menunjukkan kehamilan berkembang normal, kondisi tersebut dapat dikategorikan sebagai threatened miscarriage. Banyak kehamilan dengan kondisi ini tetap berlanjut.

Meski demikian, perdarahan berat atau nyeri yang hebat perlu mendapatkan pemeriksaan segera. Ibu hamil juga perlu mencari pertolongan medis apabila mengalami perdarahan, keluarnya cairan dari vagina, atau keluarnya jaringan.