JAKARTA, MIMBARBANGSA.COM — Sakit tenggorokan yang sangat berat, terutama hanya pada satu sisi, disertai sulit menelan dan sulit membuka mulut dapat menjadi tanda abses peritonsil. Kondisi ini terjadi ketika terbentuk kantong berisi nanah pada jaringan di sekitar amandel.
Abses peritonsil atau peritonsillar abscess termasuk infeksi ruang dalam leher yang cukup sering ditemukan, terutama pada remaja dan dewasa muda. Kondisi tersebut kerap muncul setelah tonsilitis atau faringitis, meskipun tidak setiap kasus memiliki riwayat radang amandel sebelumnya.
Abses peritonsil dapat menyebabkan nyeri hebat dan pembengkakan di sekitar amandel sehingga penderitanya kesulitan makan maupun minum. Kondisi berat dapat menyebabkan dehidrasi dan gangguan jalan napas.
Infeksi Berkembang di Sekitar Amandel
Abses peritonsil umumnya terbentuk ketika infeksi dari tenggorokan atau amandel menyebar ke jaringan di sekitarnya. Infeksi tersebut biasanya melibatkan beberapa jenis bakteri, baik bakteri aerob maupun anaerob.
Bakteri yang dapat ditemukan antara lain kelompok Streptococcus, Staphylococcus, serta berbagai bakteri anaerob yang hidup di area mulut dan tenggorokan. Karena penyebabnya dapat melibatkan lebih dari satu mikroorganisme, pemilihan antibiotik harus dilakukan berdasarkan pertimbangan dokter.
Abses biasanya terjadi pada satu sisi tenggorokan. Ketika kantong nanah membesar, jaringan sekitar amandel dapat membengkak dan mendorong uvula atau anak tekak menjauh dari sisi yang terkena.
Gejala yang Perlu Diperhatikan
Keluhan yang khas adalah sakit tenggorokan berat pada satu sisi. Rasa sakit juga dapat menjalar ke telinga pada sisi yang sama.







