JAKARTA, MIMBARBANGSA.COM — Nyeri tajam yang muncul tiba-tiba di belakang pergelangan kaki setelah berlari, melompat, atau melakukan gerakan mendadak dapat menjadi tanda Achilles tendon rupture. Kondisi ini terjadi ketika tendon Achilles yang menghubungkan otot betis dengan tulang tumit mengalami robekan sebagian atau seluruhnya.
Tendon Achilles berperan penting saat berjalan, berlari, melompat, mendorong tubuh ke depan, hingga berdiri dengan ujung jari kaki. Karena menerima beban besar dalam berbagai aktivitas, tendon tersebut dapat robek ketika mendapat tekanan atau peregangan mendadak yang melebihi kemampuannya.
Cedera ini sering terjadi ketika berolahraga, tetapi bukan berarti hanya atlet yang dapat mengalaminya. Jatuh, salah melangkah, atau gerakan mendadak yang memaksa pergelangan kaki juga dapat menyebabkan robekan.
Bunyi Letupan Bisa Menjadi Tanda Khas
Salah satu tanda yang sering dilaporkan saat tendon Achilles robek adalah terdengarnya bunyi letupan atau sensasi seperti ada sesuatu yang menghantam bagian belakang betis.
Keluhan biasanya diikuti nyeri tajam di dekat tumit, pembengkakan, memar, dan kesulitan berjalan. Penderita juga dapat kesulitan mendorong kaki ketika melangkah atau tidak mampu berdiri berjinjit menggunakan kaki yang mengalami cedera.
Pada sebagian orang, rasa nyeri awal dapat berkurang setelah beberapa saat. Namun, berkurangnya rasa sakit tidak berarti tendon telah kembali normal. Gangguan fungsi kaki tetap dapat terjadi karena tendon Achilles berperan besar dalam menghasilkan dorongan saat berjalan.
