Trump Temui Zohran Mamdani di Gracie Mansion, Puji Potensinya Jadi Wali Kota Hebat

Donald Trump bertemu Wali Kota New York Zohran Mamdani di Gracie Mansion. Mereka membahas perumahan, imigrasi, biaya hidup, dan akses pers bagi media.

Tina MBG
22 September 2026 | 04:21 WIB•72 Views

Trump Temui Zohran Mamdani di Gracie Mansion, Puji Potensinya Jadi Wali Kota Hebat

Internasional72Views

NEW YORK, MIMBARBANGSA.COM — Presiden Amerika Serikat Donald Trump bertemu Wali Kota New York City Zohran Mamdani di Gracie Mansion, Manhattan, Senin (21/9/2026). Pertemuan sekitar satu jam itu berlangsung menjelang rangkaian agenda Trump di Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa di New York.

Trump dan Mamdani tampil bersama di hadapan wartawan setelah pertemuan. Meski keduanya memiliki perbedaan politik yang jelas, pembicaraan kali ini berfokus pada sejumlah persoalan pemerintahan New York, termasuk pembangunan perumahan, biaya hidup, kebijakan imigrasi, serta akses media.

Dalam pernyataannya, Trump menyampaikan harapan agar Mamdani berhasil memimpin New York. Presiden AS itu mengatakan dirinya menginginkan hal terbaik bagi kota tersebut dan menilai Mamdani memiliki potensi besar dalam menjalankan tugas sebagai wali kota.

Trump mengatakan dirinya berharap Mamdani dapat menjadi wali kota yang hebat. Pernyataan tersebut disampaikan ketika Trump mengenang sejumlah wali kota New York yang pernah ia temui sebelumnya di Gracie Mansion.

Pertemuan itu menjadi pertemuan tatap muka ketiga antara Trump dan Mamdani. Dua pertemuan sebelumnya berlangsung di Washington, termasuk pertemuan di Oval Office setelah kemenangan Mamdani dalam pemilihan wali kota dan kunjungan berikutnya pada Februari 2026.

Bahas Proyek Perumahan Sunnyside Yards

Salah satu isu utama yang dibicarakan adalah rencana pembangunan perumahan di Sunnyside Yards, Queens. Mamdani sebelumnya mendorong proyek pembangunan ribuan unit hunian di kawasan tersebut dan membutuhkan keterlibatan pemerintah federal untuk sejumlah persetujuan serta pendanaan.

Menurut laporan Detik, Mamdani pada Februari lalu memaparkan gagasan pembangunan sekitar 12.000 unit hunian di Sunnyside Yards kepada Trump. Dalam pertemuan Senin, Trump mengatakan dirinya memahami rencana pengembangan kawasan yang telah lama dibicarakan tersebut dan membuka kemungkinan proyek itu dapat bergerak maju.

Mamdani mengatakan persoalan keterjangkauan biaya hidup menjadi bagian penting dalam pembicaraannya dengan Trump. Ia menyoroti kesulitan yang dihadapi banyak warga dalam membiayai kehidupan sehari-hari di New York dan menyatakan kesediaannya bekerja sama dengan pemerintah federal apabila hal itu dapat memberi manfaat bagi warga kota.

Associated Press melaporkan keduanya mengatakan kepada wartawan bahwa pertemuan membahas kemungkinan proyek perumahan di Queens serta langkah untuk membuat New York lebih terjangkau bagi kelompok pekerja.

Imigrasi Tetap Jadi Isu yang Berbeda

Meski suasana pertemuan terlihat terbuka, Trump dan Mamdani tetap memiliki perbedaan dalam sejumlah kebijakan, terutama imigrasi. Mamdani mengatakan dirinya menyampaikan pandangan mengenai perlindungan bagi warga imigran New York, termasuk komunitas Haiti.

Mamdani menyebut dirinya dan Trump telah berbicara secara terus terang mengenai berbagai hal yang tidak mereka sepakati. Namun, wali kota itu mengatakan komunikasi dengan presiden akan tetap dilakukan selama terdapat kemungkinan menghasilkan kebijakan yang membantu masyarakat New York.

Perbedaan juga terlihat ketika Mamdani ditanya mengenai keputusan pemerintahan Trump membatasi akses sejumlah organisasi berita ke lingkungan Gedung Putih. Mamdani mengatakan seluruh anggota pers dapat hadir dalam kegiatan media di Gracie Mansion, sementara Trump mempertahankan pandangannya mengenai kebijakan akses media tersebut.

Dengan demikian, pertemuan tersebut tidak menunjukkan bahwa perbedaan kebijakan keduanya telah hilang. Pertemuan lebih memperlihatkan adanya jalur komunikasi antara pemerintah federal dan Pemerintah Kota New York pada isu-isu tertentu meskipun Trump dan Mamdani berada pada posisi politik yang berbeda.

Pertemuan Ketiga Trump dan Mamdani

Hubungan politik Trump dan Mamdani sebelumnya diwarnai kritik terbuka. Namun, setelah Mamdani terpilih sebagai wali kota, pertemuan langsung keduanya berlangsung lebih kooperatif, terutama ketika membahas persoalan yang berkaitan dengan New York.

Pertemuan terbaru di Gracie Mansion juga memiliki arti tersendiri karena merupakan kunjungan presiden AS ke kediaman resmi Wali Kota New York yang pertama dalam sekitar 45 tahun. Kunjungan presiden sebelumnya tercatat dilakukan Ronald Reagan ketika bertemu Wali Kota Ed Koch pada 1981.

Trump mengenang beberapa kegiatan yang pernah dihadirinya di Gracie Mansion dan menyebut kunjungan tersebut seperti kembali ke lingkungan yang telah lama dikenalnya.

Mamdani menegaskan akan terus berdialog dengan Trump maupun pihak lain yang dapat membantu pemerintah kota memberikan hasil bagi warga New York.

Pertemuan 21 September tersebut menunjukkan bahwa meskipun Trump dan Mamdani masih berbeda mengenai sejumlah persoalan politik dan kebijakan, keduanya mempertahankan komunikasi mengenai isu pemerintahan New York, khususnya perumahan, keterjangkauan biaya hidup dan imigrasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *