Pengguna juga dapat menentukan gaya profesional, formal, santai, ramah, persuasif, objektif, atau gaya lain yang dibutuhkan.
5. Berikan Batasan yang Jelas
Prompt yang efektif tidak hanya menjelaskan apa yang harus dilakukan, tetapi juga batas pekerjaan. Misalnya: “Buat artikel 700–900 kata. Jangan mengarang data atau kutipan. Jika ada fakta yang belum dapat diverifikasi, beri tanda bahwa informasi tersebut perlu diperiksa.”
Batasan mengenai panjang, struktur, jenis informasi, atau hal yang harus dihindari dapat membantu menghasilkan keluaran yang lebih sesuai. Namun, aturan yang terlalu banyak dan saling bertentangan sebaiknya dihindari.
6. Gunakan Contoh jika Format Sangat Spesifik
Untuk pekerjaan dengan format tertentu, pengguna dapat memberikan contoh hasil yang diinginkan.
Misalnya: “Buat lima judul dengan pola seperti: ‘Cara Merawat Laptop agar Awet: 7 Langkah yang Bisa Dilakukan di Rumah’. Jangan menyalin judul tersebut, tetapi gunakan struktur yang serupa.”
Contoh membantu menjelaskan pola keluaran tanpa harus memberikan instruksi yang terlalu panjang.
7. Perbaiki Prompt secara Bertahap
Prompt pertama tidak selalu langsung menghasilkan jawaban terbaik. OpenAI merekomendasikan pendekatan iteratif dengan meninjau hasil awal lalu memperbaiki instruksi berdasarkan bagian yang belum sesuai.
Jika jawaban terlalu panjang, pengguna dapat meminta: “Ringkas jawaban tadi menjadi maksimal 500 kata tanpa menghilangkan poin penting.” Jika bahasanya terlalu teknis, minta ChatGPT menulis ulang dengan bahasa yang lebih sederhana.



