Kamis, 8 Oktober 2026 • 16:21 WIB
Dari Rakyat, Untuk Indonesia yang Lebih Baik
BERITA TERKINI ⚡

Delapan Hari Pencarian Korban Banjir Aceh Tenggara, Dua Warga Masih Hilang

ACEH TENGGARA, MIMBARBANGSA.COM – Upaya pencarian korban banjir bandang Aceh Tenggara kembali berlanjut memasuki hari kedelapan. Tim gabungan yang dipimpin Kepala Pos SAR Aceh Tenggara, Amri, terus memfokuskan operasi pada…

Dengarkan Berita Siap membacakan artikel ini.
0 dari 0 bagian
1f92b010665a
Delapan Hari Pencarian Korban Banjir Aceh Tenggara, Dua Warga Masih Hilang
AVvXsEi0ze 90DEYd5NDXMXbRIl2Yg9lXxUqTNlmk4JhQppo5wP3UgdIY9DFMwssPNmpjqBfFw8UO4Uo3x0DQgrtSg2U50MUr8jLdJtkxR8X5yY6hr4Se0C1v f827adOqZEvf6uT6wkhUzuR5kA6oAU3HenrM0u cxHYtsYU9CKSfUC MUagWHwXdNQZDB rTZa
ACEH TENGGARA, MIMBARBANGSA.COM – Upaya pencarian korban banjir bandang Aceh Tenggara kembali berlanjut memasuki hari kedelapan. Tim gabungan yang dipimpin Kepala Pos SAR Aceh Tenggara, Amri, terus memfokuskan operasi pada pemantauan lanjutan untuk menemukan dua warga yang masih hilang setelah bencana melanda wilayah tersebut lebih dari sepekan lalu.

Sejak hari pertama, pencarian dilakukan melalui dua jalur: darat dan air. Jalur darat difokuskan pada wilayah paling terdampak di Desa Lawe Penggalan, Kecamatan Ketambe, tempat pertama kali diidentifikasi hilangnya para korban. Menggunakan ekskavator dari BPBD, tim berupaya mengangkat tumpukan lumpur, batu, dan kayu gelondongan yang terbawa arus banjir bandang.

“Dibantu pihak BPBD menurunkan alat berat berupa ekskavator untuk mencari di puing-puing lumpur, serta gabungan TNI, Polri, dan masyarakat,” jelas Amri, menggambarkan skala upaya yang terus dilakukan tanpa henti.

Pada saat yang sama, pencarian jalur air dilakukan melalui penyisiran Sungai Alas menggunakan perahu karet. Tim SAR menyusuri aliran sungai hingga ke Desa Salim Pipit, menempuh jarak puluhan kilometer yang dipenuhi hambatan material banjir serta arus yang masih deras akibat tingginya curah hujan.

Pencarian Intensif, 16 Korban Ditemukan Meninggal

Selama tujuh hari penuh, tim telah melakukan penyisiran intensif dan berhasil menemukan 16 korban dalam kondisi meninggal dunia. Meskipun demikian, dua warga lainnya masih belum ditemukan hingga hari kedelapan.

“Pencarian tim gabungan telah menemukan 16 orang yang dalam keadaan meninggal dunia, sementara dua lainnya masih dalam pencarian,” ungkap Amri.

Bagi tim gabungan, kondisi ini menambah tantangan tersendiri. Terlebih, akses menuju beberapa titik pencarian masih terhalang material longsor serta kondisi tanah yang labil. Keputusan operasi harus dilakukan dengan penuh kehati-hatian demi keselamatan seluruh personel di lapangan.

Kondisi Alam Tidak Stabil, SAR Utamakan Keselamatan

Pihak SAR menegaskan bahwa operasi pencarian akan terus dilanjutkan, namun tetap mengutamakan standar keselamatan mengingat kondisi lapangan yang dinamis.

“Keselamatan personel menjadi prioritas utama,” ujar Amri. “Curah hujan yang masih tinggi membuat area longsoran berpotensi bergerak kembali, sehingga tim harus bekerja dengan strategi yang terukur.”

Kombinasi antara medan berat, jarak penyisiran yang luas, dan kondisi cuaca yang tidak menentu membuat proses pencarian menjadi salah satu operasi terbesar beberapa tahun terakhir di Aceh Tenggara.

Meski demikian, solidaritas masyarakat, aparat TNI–Polri, BPBD, dan Basarnas menjadi kekuatan utama yang membuat operasi tetap berjalan efektif dan terkoordinasi.

Harapan Keluarga Korban dan Komitmen Lanjutan

Di sisi lain, keluarga korban masih menunggu dengan harapan besar agar dua anggota keluarga mereka dapat segera ditemukan, apa pun kondisinya. Dukungan moral dan pendampingan dari pemerintah daerah menjadi kebutuhan penting selama proses pencarian berlanjut.

Redaksi Mimbar Bangsa mengapresiasi dedikasi seluruh tim gabungan yang terus bekerja meski berada dalam kondisi berisiko tinggi. Redaksi juga menyarankan agar pemerintah daerah memperkuat mitigasi bencana, termasuk rehabilitasi daerah rawan longsor dan peningkatan sistem peringatan dini, sehingga kejadian serupa dapat diminimalkan di masa mendatang.

Komentar

0 tanggapan

Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bagikan WA f X ➤
5 Menit Melek Hukum GABUNG
×
Pasang MIMBAR BANGSA

Android/Chrome: ketuk menu ⋮, lalu pilih Instal aplikasi atau Tambahkan ke layar utama.

iPhone/Safari: ketuk Bagikan, lalu pilih Tambahkan ke Layar Utama.