P
KAMUS HUKUM MIMBAR HUKUM

Penyunting Buku

Definisi, dasar hukum, contoh, dan rujukan untuk memahami istilah hukum dengan lebih mudah.

1 ViewsHuruf P
Penyunting Buku

Penyunting Buku merupakan istilah penting dalam hukum sistem perbukuan. Entri ini disusun untuk membantu pembaca memahami pengertian, ruang lingkup, dasar hukum, contoh hipotetis, istilah terkait, dan konteks penggunaannya dalam hukum Indonesia.

Definisi

Berikut pengertian Penyunting Buku serta konteks penggunaannya dalam sistem hukum Indonesia.

Penyunting Buku adalah istilah dalam hukum sistem perbukuan yang menjelaskan subjek, objek, kegiatan, lembaga, dokumen, standar, kewenangan, hak, kewajiban, atau tata kelola yang berkaitan dengan penyunting buku.

Penjelasan ini merupakan uraian editorial berdasarkan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2017 tentang Sistem Perbukuan. Untuk penerapan pada perkara, pelayanan, kegiatan profesi, administrasi, kebijakan, atau transaksi tertentu, pengertian harus dibaca bersama rumusan pasal yang berlaku, peraturan pelaksana, perubahan regulasi, putusan pengadilan yang relevan, serta fakta konkret.

Contoh

Contoh berikut bersifat ilustratif untuk membantu memahami penerapan Penyunting Buku dalam situasi yang mungkin terjadi.

01

Contoh Penerapan

Contoh hipotetis — Dalam suatu keadaan yang tunduk pada Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2017 tentang Sistem Perbukuan, terdapat fakta yang berkaitan dengan istilah dalam hukum sistem perbukuan yang menjelaskan subjek, objek, kegiatan, lembaga, dokumen, standar, kewenangan, hak, kewajiban, atau tata kelola yang berkaitan dengan penyunting buku. Apabila unsur, persyaratan, kewenangan, standar, prosedur, atau kewajiban yang ditentukan hukum terpenuhi, keadaan tersebut dapat dianalisis dengan menggunakan konsep Penyunting Buku.

Contoh ini bersifat hipotetis untuk pendidikan hukum dan bukan pendapat hukum atas perkara tertentu. Kasus nyata harus dianalisis berdasarkan naskah hukum yang berlaku dan fakta konkret.

Istilah Terkait

Beberapa istilah hukum berikut memiliki hubungan dengan Penyunting Buku dan dapat membantu memperluas pemahaman pembaca.

Sumber Resmi

Rujukan resmi yang digunakan untuk memeriksa dan menyusun istilah hukum ini.

01

Sumber resmi — Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2017 tentang Sistem Perbukuan: https://peraturan.bpk.go.id/Details/37640/uu-no-3-tahun-2017

FAQ

Berikut pertanyaan yang sering diajukan mengenai Penyunting Buku beserta jawaban ringkasnya.

QApa yang dimaksud dengan Penyunting Buku?
A

Penyunting Buku pada pokoknya berarti istilah dalam hukum sistem perbukuan yang menjelaskan subjek, objek, kegiatan, lembaga, dokumen, standar, kewenangan, hak, kewajiban, atau tata kelola yang berkaitan dengan penyunting buku.

QApa dasar hukum Penyunting Buku?
A

Rujukan utama entri ini adalah Pasal 1 dan ketentuan Sistem Perbukuan terkait — Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2017 tentang Sistem Perbukuan.

QApakah pengertian Penyunting Buku selalu sama dalam semua peraturan?
A

Tidak selalu. Entri ini menjelaskan Penyunting Buku dalam konteks Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2017 tentang Sistem Perbukuan; peraturan pelaksana atau aturan sektor lain dapat memberikan rincian tambahan.

QMengapa Penyunting Buku penting dipahami?
A

Istilah ini membantu memahami subjek, objek, kegiatan, dokumen, standar, kewenangan, hak, kewajiban, atau tata kelola yang relevan dalam Hukum Sistem Perbukuan.

QBagaimana menerapkan pengertian Penyunting Buku pada kasus nyata?
A

Cocokkan pengertian dengan rumusan norma yang berlaku dan fakta konkret. Contoh Kamus Hukum bersifat hipotetis dan tidak menggantikan analisis hukum profesional.

Jelajahi Huruf PIstilah hukum lainnya
Lihat semua →
📚
INDEKS HUKUM (A–Z)Jelajahi seluruh istilah hukum berdasarkan abjad
Lihat Indeks →
Tags
Hukum IndonesiaHukum Sistem PerbukuanPenyunting BukuPerbukuan

Diskusi & Komentar

Ada pertanyaan atau pendapat mengenai Penyunting Buku? Sampaikan di sini.