Pemprov DKI Pastikan Jalur Sepeda Jakarta Tetap Dipertahankan, Sejumlah Ruas Dievaluasi

Pemprov DKI memastikan jalur sepeda Jakarta tetap dipertahankan. Sejumlah ruas akan dievaluasi terkait keselamatan, fungsi, serta kondisi di lapangan.

22 September 2026 | 04:57 WIB•137 Views

Pemprov DKI Pastikan Jalur Sepeda Jakarta Tetap Dipertahankan, Sejumlah Ruas Dievaluasi

Nasional137 Views

JAKARTA, MIMBARBANGSA.COM — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan jalur sepeda di Ibu Kota tidak akan dibongkar. Meski dipertahankan, sejumlah ruas masih akan dievaluasi agar keberadaan jalur sepeda tetap sesuai dengan kebutuhan keselamatan, fungsi ruang jalan, dan kondisi di lapangan.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Budi Awaluddin menyampaikan kepastian tersebut setelah pembahasan mengenai jalur sepeda dilakukan pemerintah daerah. Menurut dia, hasil pembahasan mengarah pada keputusan mempertahankan fasilitas bagi pesepeda, dengan tetap membuka ruang evaluasi pada beberapa bagian yang dinilai perlu diperbaiki atau disesuaikan.

Pernyataan itu disampaikan Budi saat menghadiri peringatan Hari Perhubungan Nasional di kawasan Monumen Nasional, Jakarta, Selasa, 22 September 2026. Ia juga menekankan bahwa pesepeda dan pejalan kaki merupakan kelompok pengguna jalan yang perlu mendapat perhatian dalam sistem transportasi perkotaan.

Namun, Dishub DKI belum memerinci ruas mana saja yang masuk dalam evaluasi tersebut. Informasi yang disampaikan sejauh ini menegaskan bahwa evaluasi bukan berarti penghapusan seluruh jalur sepeda, melainkan peninjauan terhadap bagian-bagian tertentu berdasarkan kondisi aktual.

Evaluasi Berjalan Sejak Agustus

Evaluasi jalur sepeda di Jakarta sebenarnya telah berlangsung setidaknya sejak Agustus 2026. Pemerintah Provinsi DKI sebelumnya menyebut terdapat beberapa persoalan di lapangan, seperti jalur yang digunakan kendaraan bermotor, kondisi yang kurang terawat, serta konektivitas antarruas yang belum sepenuhnya tersambung.

Pada 27 Agustus 2026, Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Chico Hakim juga menyatakan evaluasi mempertimbangkan keselamatan pesepeda, efektivitas penggunaan ruang jalan, dan kondisi lapangan. Sejumlah jalan protokol, termasuk kawasan Sudirman-Thamrin, disebut menjadi bagian dari perhatian pemerintah daerah dalam proses peninjauan tersebut.