Pada hari yang sama, Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Wilayah I Medan juga menerbitkan pembaruan peringatan dini cuaca untuk Sumatera Utara.
Dalam pembaruan pukul 11.15 WIB, BMKG menyebut hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang masih berpotensi terjadi mulai sekitar pukul 11.45 WIB di sejumlah wilayah, termasuk Kecamatan Teluk Dalam di Kabupaten Nias Selatan.
Peringatan tersebut juga mencakup beberapa kecamatan lain di Nias Selatan. Informasi BMKG itu memperkuat konteks bahwa wilayah Nias Selatan pada hari kejadian memang berada dalam cakupan potensi cuaca signifikan.
Namun, peringatan cuaca tersebut tidak dengan sendirinya menjelaskan kondisi teknis drainase di Jalan Saonigeho, yang masih membutuhkan keterangan dari instansi berwenang bila akan dinilai lebih jauh.
Bagi pengguna jalan, genangan seperti yang terjadi di Jalan Saonigeho dapat mengurangi visibilitas terhadap permukaan jalan. Pengendara sebaiknya menurunkan kecepatan, menjaga jarak, dan tidak memaksakan melintas bila kedalaman air tidak dapat dipastikan. Langkah kehati-hatian menjadi penting terutama bagi pengendara sepeda motor.
Masyarakat di sekitar kawasan yang kembali diguyur hujan juga perlu memperhatikan perkembangan cuaca resmi. Peringatan dini BMKG dapat berubah mengikuti pertumbuhan awan hujan dan pergerakan sistem cuaca, sehingga pembaruan terbaru menjadi rujukan penting selama kondisi hujan masih berlangsung.
Hingga laporan awal dipublikasikan, belum ada laporan resmi mengenai dampak genangan terhadap rumah warga, fasilitas umum, maupun kerugian material. Belum ada pula informasi mengenai korban akibat peristiwa tersebut.








