Selasa, 6 Oktober 2026 • 12:17 WIB
Dari Rakyat, Untuk Indonesia yang Lebih Baik
BERITA TERKINI ⚡

Pria 57 Tahun Tewas Usai Berkelahi di Depan Minimarket Jakarta Barat

Seorang pria 57 tahun meninggal setelah sempat terlibat perkelahian di halaman minimarket Kembangan Utara. Polisi masih mencari lawan duel dan menunggu hasil autopsi.

Dengarkan Berita Siap membacakan artikel ini.
0 dari 0 bagian
Polisi menyelidiki pria tewas usai berkelahi di minimarket Kembangan Jakarta Barat
Pria 57 Tahun Tewas Usai Berkelahi di Depan Minimarket Jakarta Barat

JAKARTA BARAT, MIMBARBANGSA.COM — Seorang pria berinisial AC berusia 57 tahun ditemukan meninggal dunia di halaman parkir sebuah minimarket di kawasan Kembangan Utara, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, Minggu malam, 4 Oktober 2026. Sebelum ditemukan tergeletak, korban disebut sempat terlibat percekcokan dan perkelahian dengan seorang pria lain di sekitar lokasi. Polisi masih menyelidiki penyebab pasti kematian AC dan telah membawa jenazahnya ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk menjalani autopsi.

Kapolsek Kembangan Kompol Nur Aqsha mengatakan informasi awal diperoleh dari dua juru parkir yang berada di tempat kejadian. Menurut keterangan kedua saksi tersebut, sebelumnya terjadi perkelahian antara korban dan seorang pria yang kemudian mereka lerai. Polisi belum mengungkap identitas pria yang berkelahi dengan AC karena penelusuran terhadap orang tersebut masih berlangsung.

Keterangan awal saksi menyebut AC datang seorang diri ke lokasi menggunakan sepeda motor. Tidak lama setelah berada di sekitar minimarket, terjadi keributan antara korban dan seorang pria lain hingga berujung pada perkelahian. Dua juru parkir yang menyaksikan kejadian kemudian berusaha memisahkan keduanya agar pertikaian tidak berlanjut.

Jatuh Sekitar Lima Menit Setelah Perkelahian

Setelah dipisahkan, kedua pria tersebut disebut membubarkan diri dari lokasi perkelahian. AC kemudian berjalan menuju sepeda motornya dan berada di sekitar kendaraan itu selama beberapa menit. Sekitar lima menit kemudian, menurut keterangan Kapolsek Kembangan, korban tiba-tiba jatuh dan tergeletak di halaman parkir minimarket.

Rangkaian waktu tersebut menjadi salah satu bagian yang kini didalami oleh penyidik. Meski korban sebelumnya terlibat perkelahian, polisi belum menyimpulkan bahwa pertikaian tersebut merupakan penyebab langsung kematian AC. Kepastian mengenai sebab kematian masih menunggu hasil pemeriksaan medis dan autopsi terhadap jenazah korban.

Petugas yang melakukan pemeriksaan awal di lokasi juga tidak menemukan luka yang terlihat jelas pada tubuh korban. Polisi menyatakan tidak ada luka akibat senjata tajam maupun luka fisik lain yang kasat mata berdasarkan pengecekan awal. Temuan tersebut membuat pemeriksaan forensik menjadi penting untuk memastikan apakah terdapat cedera internal, kondisi medis tertentu, atau penyebab lain yang tidak dapat terlihat hanya melalui pemeriksaan luar.

Jenazah Dibawa ke RS Polri Kramat Jati

Polsek Kembangan kemudian mengevakuasi jenazah AC ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Autopsi dilakukan untuk membantu penyidik memperoleh gambaran medis mengenai penyebab kematian korban. Sampai keterangan kepolisian disampaikan pada Senin, 5 Oktober 2026, hasil pemeriksaan tersebut belum diumumkan kepada publik.

Penyelidikan juga tidak hanya difokuskan pada kondisi tubuh korban. Tim Reskrim Polsek Kembangan masih mengumpulkan petunjuk di sekitar lokasi, memeriksa saksi-saksi, dan menelusuri pria yang sebelumnya terlibat perkelahian dengan AC. Polisi juga mendalami hubungan antara korban dengan pria tersebut serta mencari informasi mengenai latar belakang dan profesi korban.

Keterangan dua juru parkir menjadi bagian penting dalam penyusunan kronologi awal karena keduanya disebut melihat perkelahian dan ikut melerai. Namun, kronologi tersebut masih bersifat hasil pemeriksaan awal saksi dan dapat berkembang setelah penyidik memperoleh bukti tambahan. Polisi belum menyampaikan apakah terdapat rekaman kamera pengawas di lokasi maupun barang bukti lain yang telah diamankan.

Polisi Masih Cari Lawan Duel Korban

Identitas pria yang sempat berkelahi dengan AC masih menjadi salah satu fokus pencarian polisi. Keberadaan orang tersebut diperlukan untuk menjelaskan awal mula pertengkaran, bentuk perkelahian yang terjadi, dan apa yang berlangsung sebelum kedua pihak dipisahkan. Pemeriksaan terhadap orang tersebut juga dapat membantu polisi mencocokkan keterangannya dengan kesaksian dua juru parkir dan temuan medis dari autopsi.

Dalam penanganan perkara seperti ini, urutan kejadian harus dibedakan dari kesimpulan mengenai penyebab kematian. Fakta bahwa korban meninggal beberapa menit setelah perkelahian belum dengan sendirinya membuktikan penyebab medis ataupun keterkaitan pidana tertentu. Karena itu, hasil autopsi, pemeriksaan saksi, dan bukti yang ditemukan penyidik akan menentukan arah penanganan kasus selanjutnya.

Kapolsek Kembangan menyatakan tim Reskrim masih melakukan pendalaman dan mengumpulkan petunjuk di lapangan. Polisi juga terus memeriksa saksi yang dinilai mengetahui peristiwa tersebut. Perkembangan mengenai identitas lawan duel maupun hasil pemeriksaan penyebab kematian akan disampaikan setelah penyelidikan menghasilkan temuan lebih lanjut.

Kasus itu masih berada dalam tahap penyelidikan sehingga informasi mengenai motif pertengkaran dan penyebab kematian AC belum dapat dipastikan. Data yang telah terverifikasi sejauh ini menunjukkan korban sempat terlibat perkelahian, kemudian jatuh sekitar lima menit setelah kembali ke dekat sepeda motornya, sementara pemeriksaan awal tidak menemukan luka kasat mata. Kesimpulan akhir mengenai apa yang menyebabkan korban meninggal tetap menunggu hasil autopsi dan penyelidikan kepolisian.

Komentar

0 tanggapan

Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bagikan WA f X ➤
5 Menit Melek Hukum GABUNG
×
Pasang MIMBAR BANGSA

Android/Chrome: ketuk menu ⋮, lalu pilih Instal aplikasi atau Tambahkan ke layar utama.

iPhone/Safari: ketuk Bagikan, lalu pilih Tambahkan ke Layar Utama.