Kamis, 8 Oktober 2026 • 15:08 WIB
Dari Rakyat, Untuk Indonesia yang Lebih Baik
BERITA TERKINI ⚡

Teknik Menulis Lead: Parodi / Peniruan

Nias Selatan, MIMBARBANGSA.COM - Teknik lead parodi atau peniruan ini agak sulit untuk didefinisikan, karena lead ini sering bercampur dengan lead epigram, kutipan, kontras dan literer. Namun lead ini lebih…

Dengarkan Berita Siap membacakan artikel ini.
0 dari 0 bagian
Materi-Dasar-Jurnalsitik-MimbarBangsa
Teknik Menulis Lead: Parodi / Peniruan

Materi%20Dasar%20Jurnalsitik%20MimbarBangsa



Nias Selatan, MIMBARBANGSA.COM –
Teknik lead parodi atau peniruan ini agak sulit untuk didefinisikan, karena lead ini sering bercampur dengan lead epigram, kutipan, kontras dan literer. Namun lead ini lebih menekankan pada peniruan terhadap sesuatu yang bersifat wujud maupun abstrak dan biasanya diikuti dengan kalimat yang megambarkan objek berita atau peristiwa dengan gaya satire.

Secara umum, pengertian parodi adalah suatu hasil karya yang digunakan untuk memelesetkan, memberikan komentar atas karya asli, judulnya ataupun tentang pengarangnya dengan cara yang lucu atau dengan bahasa satire. Sebagaimana yang dikatakan oleh Linda Hutcheon seorang teoris literatur (2000: 7) puts it, “parody … is , not always at the expense of the parodied text.” Seorang kritikus lainnya, Simon Dentith (2000: 9), mengartikannya sebagai “any cultural practice which provides a relatively polemical allusive imitation of another cultural production or practice.” (wikipedia.org).

Jika diamati, penggunaan lead parodi ini lebih penggunaan kondisi yang paradoksal atau saling bertentangan. Ini akan sulit dibedakan dengan lead kontras yang juga memakai kekuatan paradoks dalam menyajikan objek berita. Perbedaanya adalah lead kontras lebih banyak dipakai untuk kondisi yang bertentangan dengan dua objek itu dijadikan satu dalam lead. Sedangkan lead parodi memiliki objek yang sama, namun menghasilkan kondisi yang berbeda yang mengandung keironian.

Perhatikan contoh di bawah ini:

Contoh 1:

Serang – Terlalu asyik berjoging subuh dinihari, HS, seorang wanita di Durensawit, Jakarta, tidak menyadari diintai lima lelaki dikenal. Kelima lelaki itu menyekap HS dan memperkosa beramai-ramai di sebuah bangunan yang belum rampung di Jalan Ridwan, Jakarta, Kamis (20/3-2014).

Contoh 2:

Serang – Gara-gara facebookan di HP sambil berjalan kaki, Diah tewas setelah terpeleset dari tangga di lantai 3 Gedung PKPRI, Kamis (20/3-2014).

Contoh 3:

Serang – Gara-gara pejabat Indonesia terlalu giat mengimpor beras, kini nasib para petani tidak menentu akibat produksinya tidak bisa dijual di pasar. Pasalnya, harga beras impor itu jauh lebih murah, meskipun kualitas beras impor jauh lebih jelek.

Contoh 4:

Serang – Robert (49) yang dikenal sebagai Bapaknya Joging Amerika, meninggal dunia setelah berjoging di Seatle, Amerika, Kamis (20/3-2014). Dia disimpulkan sementara meninggal karena terlalu berlebihan berolahraga joging.

Komentar

0 tanggapan

Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bagikan WA f X ➤
5 Menit Melek Hukum GABUNG
×
Pasang MIMBAR BANGSA

Android/Chrome: ketuk menu ⋮, lalu pilih Instal aplikasi atau Tambahkan ke layar utama.

iPhone/Safari: ketuk Bagikan, lalu pilih Tambahkan ke Layar Utama.