E
KAMUS HUKUM MIMBAR HUKUM

Ekosistem Pesisir

Lingkungan, SDA & Energi›Wilayah Pesisir & Pulau-Pulau Kecil

Definisi lengkap, dasar hukum, contoh penerapan, putusan, prosedur, dan relasi untuk memahami istilah hukum Indonesia secara praktis.

1 ViewsHuruf E
Ekosistem Pesisir

Ekosistem Pesisir merupakan istilah penting dalam hukum wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil. Entri ini disusun untuk membantu memahami pengertian, ruang lingkup, dasar hukum, contoh hipotetis, istilah terkait, dan konteks penerapannya dalam hukum Indonesia.

Pengertian Singkat

Ekosistem Pesisir merupakan istilah penting dalam hukum wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil. Entri ini disusun untuk membantu memahami pengertian, ruang lingkup, dasar hukum, contoh hipotetis, istilah terkait, dan konteks penerapannya dalam hukum Indonesia.

Definisi Lengkap

Berikut pengertian Ekosistem Pesisir serta konteks penggunaannya dalam sistem hukum Indonesia.

Ekosistem Pesisir adalah istilah yang digunakan dalam konteks hukum wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil untuk membahas aspek yang berkaitan dengan wilayah pesisir, pulau kecil, perencanaan, zonasi, masyarakat pesisir, ekosistem, konservasi, rehabilitasi, reklamasi, mitigasi, pemanfaatan, daya dukung, dan pengawasan.

Uraian ini bersifat editorial berdasarkan Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2007 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 dan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023. Makna dan akibat hukum dalam perkara nyata harus ditentukan dengan membaca rumusan norma yang berlaku, peraturan pelaksana, putusan pengadilan yang relevan, serta fakta konkret.

Unsur / Syarat Hukum PREMIUM

Analisis unsur tersedia untuk Member Premium.Buka Premium →

Penjelasan Dasar Hukum PREMIUM

Penjelasan pasal dan relevansinya tersedia di Premium.Buka Premium →

Contoh

Contoh berikut bersifat ilustratif untuk membantu memahami penerapan Ekosistem Pesisir dalam situasi yang mungkin terjadi.

01

Contoh Penerapan

Contoh hipotetis — Dalam suatu keadaan yang tunduk pada Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2007 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 dan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023, terdapat fakta yang berhubungan dengan ekosistem pesisir. Apabila unsur, persyaratan, hak, kewajiban, kewenangan, prosedur, atau larangan yang relevan terpenuhi, keadaan tersebut dapat dianalisis menggunakan konsep Ekosistem Pesisir.

Contoh ini hanya untuk pendidikan hukum dan bukan pendapat hukum atas perkara tertentu.

Yang Bukan Termasuk PREMIUM

Bagian ini merupakan analisis lanjutan MIMBAR HUKUM Premium.Buka Premium →

Akibat Hukum PREMIUM

Bagian ini merupakan analisis lanjutan MIMBAR HUKUM Premium.Buka Premium →

Hak dan Kewajiban PREMIUM

Bagian ini merupakan analisis lanjutan MIMBAR HUKUM Premium.Buka Premium →

Apa yang Harus Dilakukan? PREMIUM

Bagian ini merupakan analisis lanjutan MIMBAR HUKUM Premium.Buka Premium →

Dokumen yang Dibutuhkan PREMIUM

Bagian ini merupakan analisis lanjutan MIMBAR HUKUM Premium.Buka Premium →

Perbedaan dengan Istilah Lain PREMIUM

Bagian ini merupakan analisis lanjutan MIMBAR HUKUM Premium.Buka Premium →

Istilah Terkait

Beberapa istilah hukum berikut memiliki hubungan dengan Ekosistem Pesisir dan dapat membantu memperluas pemahaman pembaca.

Sumber Resmi

Rujukan resmi yang digunakan untuk memeriksa dan menyusun istilah hukum ini.

FAQ

Berikut pertanyaan yang sering diajukan mengenai Ekosistem Pesisir beserta jawaban ringkasnya.

QApa yang dimaksud dengan Ekosistem Pesisir?
A

Ekosistem Pesisir pada pokoknya merupakan istilah dalam hukum wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil yang digunakan sesuai konteks peraturan yang berlaku.

QApa dasar hukum Ekosistem Pesisir?
A

Rujukan utama entri ini adalah Pasal 1 dan ketentuan Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil terkait — Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2007 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 dan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023.

QApakah pengertian Ekosistem Pesisir selalu sama dalam semua peraturan?
A

Tidak selalu. Entri ini menggunakan konteks Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2007 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 dan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023; peraturan pelaksana atau aturan sektor lain dapat memberi rincian tambahan.

QMengapa Ekosistem Pesisir penting dipahami?
A

Istilah ini membantu memahami wilayah pesisir, pulau kecil, perencanaan, zonasi, masyarakat pesisir, ekosistem, konservasi, rehabilitasi, reklamasi, mitigasi, pemanfaatan, daya dukung, dan pengawasan yang relevan dalam Hukum Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil.

QBagaimana menerapkan pengertian Ekosistem Pesisir pada kasus nyata?
A

Cocokkan pengertian dengan rumusan norma yang berlaku dan fakta konkret. Contoh Kamus Hukum bersifat hipotetis dan tidak menggantikan analisis hukum profesional.

Riwayat Pembaruan

  • 30 September 2026 — Struktur diperbarui ke MBG MBG MBG MASTER TEMPLATE ISTILAH HUKUM V2 dan dilengkapi melalui Quality Audit & Mass Upgrade Engine.

Status mutu: 95% · PREMIUM-READY

Jelajahi Huruf EIstilah hukum lainnya
Lihat semua →
📚
INDEKS HUKUM (A–Z)Jelajahi seluruh istilah hukum berdasarkan abjad
Lihat Indeks →
Tags
Ekosistem PesisirHukum IndonesiaHukum Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau KecilWilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil

Diskusi & Komentar

Ada pertanyaan atau pendapat mengenai Ekosistem Pesisir? Sampaikan di sini.

Catatan edukasi: uraian ini membantu memahami konsep hukum secara umum. Penerapan pada perkara konkret dapat berbeda menurut fakta, alat bukti, status peraturan, putusan pengadilan, serta kewenangan lembaga yang menangani.