K
KAMUS HUKUM MIMBAR HUKUM

Kartel

Definisi, dasar hukum, contoh, dan rujukan untuk memahami istilah hukum dengan lebih mudah.

1 ViewsHuruf K
Kartel

Kartel merupakan istilah penting dalam hukum persaingan usaha. Entri ini dirancang untuk membantu pembaca memahami makna, ruang lingkup, dasar hukum, serta penggunaannya dalam konteks hukum Indonesia.

Definisi

Berikut pengertian Kartel serta konteks penggunaannya dalam sistem hukum Indonesia.

Kartel adalah perjanjian antarpelaku usaha yang bermaksud memengaruhi harga dengan mengatur produksi dan/atau pemasaran barang atau jasa dan dapat dilarang apabila menimbulkan praktik monopoli atau persaingan tidak sehat.

Uraian ini merupakan penjelasan editorial yang disusun dengan merujuk pada UU 5/1999 tentang Persaingan Usaha beserta perubahannya. Untuk penerapan pada perkara atau kebijakan tertentu, pengertian harus dibaca bersama rumusan pasal, perubahan peraturan, putusan pengadilan yang relevan, dan fakta konkret.

Contoh

Contoh berikut bersifat ilustratif untuk membantu memahami penerapan Kartel dalam situasi yang mungkin terjadi.

01

Contoh Penerapan

Contoh hipotetis — Dalam suatu situasi yang tunduk pada UU 5/1999 tentang Persaingan Usaha beserta perubahannya, terdapat fakta yang menunjukkan perjanjian antarpelaku usaha yang bermaksud memengaruhi harga dengan mengatur produksi dan/atau pemasaran barang atau jasa dan dapat dilarang apabila menimbulkan praktik monopoli atau persaingan tidak sehat. Apabila unsur dan persyaratan hukumnya terpenuhi, keadaan tersebut dapat dianalisis dengan menggunakan konsep Kartel.

Contoh ini bersifat hipotetis untuk pendidikan hukum, bukan pendapat hukum atas perkara tertentu. Penilaian kasus nyata harus berdasarkan naskah hukum yang berlaku, alat bukti, kewenangan lembaga, dan keadaan faktual.

Istilah Terkait

Beberapa istilah hukum berikut memiliki hubungan dengan Kartel dan dapat membantu memperluas pemahaman pembaca.

Sumber Resmi

Rujukan resmi yang digunakan untuk memeriksa dan menyusun istilah hukum ini.

01

Sumber resmi — Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat beserta perubahannya: https://peraturan.bpk.go.id/Details/45280/uu-no-5-tahun-1999

FAQ

Berikut pertanyaan yang sering diajukan mengenai Kartel beserta jawaban ringkasnya.

QApa yang dimaksud dengan Kartel?
A

Kartel pada pokoknya berarti perjanjian antarpelaku usaha yang bermaksud memengaruhi harga dengan mengatur produksi dan/atau pemasaran barang atau jasa dan dapat dilarang apabila menimbulkan praktik monopoli atau persaingan tidak sehat.

QApa dasar hukum Kartel?
A

Sumber utama yang digunakan dalam entri ini adalah Ketentuan kartel — Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat beserta perubahannya.

QApakah pengertian Kartel selalu sama dalam semua peraturan?
A

Tidak selalu. Entri ini menjelaskan Kartel dalam konteks UU 5/1999 tentang Persaingan Usaha beserta perubahannya; peraturan lain dapat memberi ruang lingkup atau konsekuensi hukum yang berbeda.

QMengapa Kartel penting dipahami?
A

Istilah ini membantu pembaca memahami pihak, tindakan, kewenangan, prosedur, atau akibat hukum yang relevan dalam Persaingan Usaha.

QBagaimana menggunakan pengertian Kartel pada kasus nyata?
A

Cocokkan pengertian dengan rumusan norma yang berlaku dan fakta perkara. Contoh dalam Kamus Hukum bersifat hipotetis dan tidak menggantikan analisis hukum profesional.

Jelajahi Huruf KIstilah hukum lainnya
Lihat semua →
📚
INDEKS HUKUM (A–Z)Jelajahi seluruh istilah hukum berdasarkan abjad
Lihat Indeks →
Tags
Hukum IndonesiaHukum Persaingan UsahaKartelPersaingan Usaha

Diskusi & Komentar

Ada pertanyaan atau pendapat mengenai Kartel? Sampaikan di sini.