Uji Laik Fungsi Jalan adalah istilah dalam hukum jalan yang digunakan untuk memahami aspek yang berkaitan dengan penyelenggaraan, status dan fungsi jalan, ruang jalan, preservasi, pemeliharaan, rehabilitasi, rekonstruksi, laik fungsi, sistem jaringan, pembinaan, dan pengawasan jalan.
Uraian ini bersifat editorial berdasarkan Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan sebagaimana terakhir diubah dengan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 dan perubahan melalui Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023. Untuk penerapan konkret, pembaca harus merujuk pada rumusan peraturan yang berlaku, peraturan pelaksana, putusan pengadilan yang relevan, serta fakta yang dihadapi.
Diskusi & Komentar
Ada pertanyaan atau pendapat mengenai Uji Laik Fungsi Jalan? Sampaikan di sini.
Catatan edukasi: uraian ini membantu memahami konsep hukum secara umum. Penerapan pada perkara konkret dapat berbeda menurut fakta, alat bukti, status peraturan, putusan pengadilan, serta kewenangan lembaga yang menangani.