Contoh hipotetis — Dalam suatu keadaan yang tunduk pada Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian sebagaimana terakhir diubah dengan Undang-Undang Nomor 63 Tahun 2024, terdapat fakta yang berkaitan dengan seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang menjadi ruang berlakunya pengaturan keimigrasian. Apabila unsur, persyaratan, kewenangan, dan prosedur yang ditentukan hukum terpenuhi, keadaan tersebut dapat dianalisis dengan menggunakan konsep Wilayah Indonesia dalam Keimigrasian.
Contoh ini bersifat hipotetis untuk pendidikan hukum dan bukan pendapat hukum atas perkara tertentu. Penilaian kasus nyata harus berdasarkan naskah hukum yang berlaku dan fakta konkret.
Diskusi & Komentar
Ada pertanyaan atau pendapat mengenai Wilayah Indonesia dalam Keimigrasian? Sampaikan di sini.