Selasa, 27 Oktober 2026 • 15:29 WIB
Dari Rakyat, Untuk Indonesia yang Lebih Baik
BERITA TERKINI ⚡

Polri dan Kemkomdigi Perkuat Sinergi, Penipuan Online hingga Judi Digital Jadi Perhatian

Polri dan Kemkomdigi memperkuat koordinasi penanganan kejahatan digital, termasuk penipuan daring, judi online, serta perlindungan kelompok rentan.

Dengarkan Berita Siap membacakan artikel ini.
0 dari 0 bagian
Kapolri Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto (kiri) bersama Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid
Kapolri Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto (kiri) bersama Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid memberikan keterangan pers di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Selasa (27/10/2026). (foto: Antara/MBG)

JAKARTA, MIMBARBANGSA.COM — Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dan Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) memperkuat kerja sama dalam menjaga keamanan ruang digital Indonesia. Kolaborasi tersebut diarahkan untuk meningkatkan penanganan berbagai kejahatan berbasis teknologi, termasuk penipuan daring, perjudian online, dan kejahatan yang menyasar kelompok rentan.

Kerja sama kedua lembaga ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman oleh Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Kantor Kemkomdigi, Jakarta Pusat, pada 13 April 2026.

Berdasarkan keterangan resmi Kemkomdigi, kesepakatan tersebut bertujuan mempercepat penanganan kejahatan digital melalui integrasi sistem pelaporan dan penguatan koordinasi antara kementerian dengan kepolisian.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah menghadapi modus kejahatan yang semakin memanfaatkan layanan internet, platform digital, dan perkembangan teknologi komunikasi.

Penanganan Kejahatan Digital Menjadi Prioritas

Sinergi Polri dan Kemkomdigi kembali ditegaskan dalam Rapat Kerja Teknis Reserse Kriminal Polri 2026 yang berlangsung di Jakarta Selatan pada 7 Mei 2026.

Dalam kegiatan itu, Meutya Hafid menyampaikan apresiasi terhadap peran Polri dalam membantu pemerintah menciptakan ruang digital yang lebih aman bagi masyarakat.

Ia menilai perkembangan modus kejahatan berbasis teknologi menuntut peningkatan kemampuan pelaporan, penelusuran, dan koordinasi penegakan hukum.

Menurut keterangan resmi Kemkomdigi, penanganan kejahatan digital tidak hanya difokuskan pada perjudian dan penipuan online, tetapi juga tindak kejahatan yang membahayakan anak-anak dan kelompok masyarakat rentan.

Kerja sama pemerintah dan aparat penegak hukum dinilai penting karena kejahatan digital dapat melibatkan jaringan kompleks yang memanfaatkan teknologi untuk menjangkau korban secara luas.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga menyoroti pentingnya kerja sama antarlembaga untuk menghadapi tantangan penegakan hukum akibat perkembangan teknologi.

Polri menyatakan komitmennya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, profesionalisme, dan kerja sama dalam menghadapi kejahatan berbasis teknologi, termasuk yang bersifat lintas negara.

Penguatan Pelaporan dan Perlindungan Masyarakat

Salah satu aspek penting dalam kolaborasi Polri dan Kemkomdigi ialah penyelarasan mekanisme pelaporan kejahatan digital.

Dalam siaran pers 13 April 2026, Kemkomdigi menjelaskan bahwa penyatuan sistem pelaporan dimaksudkan untuk memangkas jalur koordinasi sehingga laporan masyarakat dapat ditangani dengan lebih cepat.

Penguatan mekanisme tersebut penting mengingat penanganan kejahatan digital kerap membutuhkan pertukaran informasi, analisis bukti elektronik, serta koordinasi antara otoritas pengawasan ruang digital dengan aparat penyidik.

Selain penegakan hukum, pemerintah juga menekankan pentingnya peningkatan literasi digital agar masyarakat semakin mampu mengenali risiko penipuan dan penyalahgunaan teknologi.

Pada 14 Oktober 2026, Kemkomdigi kembali menegaskan pentingnya edukasi keamanan digital melalui kolaborasi dengan kalangan jurnalis.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria menyampaikan bahwa penguatan keamanan digital membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk institusi pemerintah, penegak hukum, media, dan masyarakat.

Kemkomdigi juga menyoroti pentingnya pemahaman terhadap kecerdasan artifisial (AI), khususnya agar masyarakat mampu memeriksa kebenaran informasi dan mengenali risiko penyalahgunaan teknologi tersebut.

Keamanan Digital Memerlukan Kolaborasi Berkelanjutan

Kolaborasi Polri dan Kemkomdigi menjadi salah satu bagian dari upaya pemerintah memperkuat perlindungan masyarakat di ruang digital.

Namun, keberhasilan kerja sama tersebut tetap perlu dilihat dari pelaksanaan kebijakan, efektivitas penanganan laporan masyarakat, dan perkembangan penindakan kejahatan digital.

Hingga penyusunan naskah ini, belum diperoleh data resmi yang secara khusus menunjukkan berapa banyak laporan masyarakat yang telah diselesaikan melalui mekanisme integrasi kedua lembaga tersebut.

Karena itu, evaluasi terhadap pelaksanaan kerja sama dan keterbukaan informasi mengenai hasilnya menjadi aspek penting dalam menilai dampak nyata kebijakan bagi masyarakat.

Sementara itu, masyarakat dapat meningkatkan keamanan aktivitas digital dengan menjaga kerahasiaan informasi pribadi, menghindari tautan mencurigakan, dan memverifikasi identitas pihak yang meminta data atau transaksi keuangan secara daring.

Komentar

0 tanggapan

Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bagikan WA f X ➤
5 Menit Melek Hukum GABUNG